Canta’s Secret
Sudah beberapa hari ini ada hal aneh yang terjadi pada diri
Canta ( dibaca:Kanta). Dia jadi semakin centil dan suka cari perhatian pada
anak laki-laki bahkan Canta juga pernah jadi congkak dan sombong. Yang lebih anehnya
lagi Canta pernah tidak mengenali Rasya sahabatnya sendiri tapi, besoknya Canta
kembali menjadi baik hati dan pendiam. Setiap hal aneh itu terjadi Pak Rohim
satpam sekolah Rasya mengantarkan surat dan mengatakan kalau Canta sakit, dan
makin membuat Rasya bingung dan penasaran dengan apa yang terjadi.
Rasya sahabat Canta dari awal sekolah di SD, mereka akur dan tak
pernah bertengkar sampai-sampai mereka dijuluki sahabat sejati dan mereka juga
selalu satu kelas sampai sekarang mereka sudah kelas VII. Walaupun Rasya
berasal dari keluarga yang kaya Rasya tidak pernah malu bersahabat dengan Canta
yang dari kalangan menengah. Namun semenjak kejadian itu, setiap Rasya ingin
mampir ke rumah baru Canta selalu Canta menyangkal kalau rumahnya jauh dan
tidak diperumahan.
“ Canta aku penasaran sama rumah baru kamu, aku boleh main ke
sana nggak?” Tanya Rasya memohon.
“ Maaf ya Rasya bukannya tidak boleh tapi, rumahku jelek dan
sangat jauh” Jawab Canta sedih.
Ayah Canta meninggal
beberapa bulan lalu dan menyebabkan keluarga Canta jadi jatuh miskin semua aset
mereka jual untuk membeli rumah dan membangun usaha baru ibu Canta. Suatu kali
saat keluarga Canta tak memiliki apapun Rasya dengan senang hati membantu
keluarga Canta dengan memberikan semua tabungannya yang seharusnya di pakai
untuk membeli sepedah dan HP baru.
“ Ini uang tabunganku, aku ingin kamu pakai buat bantu ibumu ya”
Kata Rasya sambil memberikan amplop uang yang cukup tebal.
“ Makasih ya Rasya kamu memang sahabatku, aku akan pakai uang
ini dengan sebaik-baiknya” Kata Canta gembira.
“ Oh ya, Ibumu punya bakat menjahit pakaian ‘kan. Bagaimana
kalau Ibumu kerja di butik Mamaku sekalian bantuin Mamaku yang repot” Usul
Rasya. Canta tersenyum gembira dan segera memberi tahu Ibunya.
Persahabatan yang sangat indah itu yang membuat Rasya makin
berfikir apa yang telah terjadi sampai-sampai mengira kalau Canta menderita
amnesia sesaat. Rasya bertanya pada
semua teman dikelas tapi tidak ada yang tahu apa yang terjadi bahkan Mevi dan
Yuna juga bingung dan mengira Canta kena amnesia sesaat. Rasa penasaran itu
menimbulkan rasa curi sampai hari ini, sebagai sekertaris kelas Rasya menerima
surat kalau Canta sakit tapi Rasya cukup terkejut mendapati Canta masuk sekolah
dan duduk di bangku sampingnya.
“ Pagi, Rasya!” Seru Canta centil. Rasya menjawabnya dengan
tenang dan tak heran sama sekali. “ Dia itu kaya’nya baik ya?” kata Canta
sambil menunjuk Farhan.
“ Bukannya kamu benci sama Farhan yang sok ganteng? ‘kan kemarin
kamu bilang gitu!?” Tanya Rasya balik.
“ I..itu ‘kan kemarin, se..sekarang berbeda” Jawab Canta gugup.
“ Ada apa sih sama kamu?” Tanya Rasya.
“ Nggak ada apa-apa kok” Jawab Canta.
Setaip jam istirahat akhir-akhir ini Canta tidak ke kantin
bersama Rasya, Jihan, dan Dian. Canta malah bersama anak laki-laki. Canta juga
tidak duduk sebangku dengan Rasya lagi. Canta juga mulai bergaul dengan
anak-anak yang centil di kelas.
Hmm. Ada apa ya sama Canta kok dia jadi berubah begini? Atau
jangan-jangan Canta yang aku lihat ini bukan Canta yang sesungguhnya. Aku jadi penasaran
tapi setiap kali aku bertanya Canta kok selalu menjawab dia baik-baik saja.
Semua pertanyaan itu berputar=putar dikepala Rasya.
Sekarang Rasya sedang bersama Jihan dan Dian di kantin, mereka
membicarakan tentang Canta.
“ Udah,deh Sya. Canta itu kaya’nya kena amnesia sesaat gara-gara
kecelakaan beberapa hari lalu” Kata Jihan mengejutkan aku.
“ Kenapa kaget? Harusnya kamu sudah tahu ‘kan kecelakaan itu?”
Tanya Dian.
“ Tapi, kalau Canta kecelakaan kenapa nggak ada luka sedikitpun
bahkan kepalanya nggak di perban sama sekali? Ini Aneh kan?” Tanya Rasya balik.
Mereka terdiam sejenak untuk berfikir. “ Kalian pasti berfikiran sama kaya’
aku” Kata Rasya. Jihan dan Dian mengangguk.
Di rumahnya Rasya berputar-putar memikirkan semua secara
terperinci di kamarnya. Dia memutar otak dan menemukan sebuah jawaban yang
sangat tidak mungkin baginya.
“ Hmm. Jangan-jangan Canta yang disekolah itu kembarannya Canta.
Dan dia berusaha untuk pura-pura jadi Canta dan menghancurkan persahabatan
kami. Tapi apa motifnya, dan kenapa dia berbuat begitu?” Pikir Rasya sambil
mulai menelpon Jihan dan Dian.Rasya menghubungi Jihan dan Dian untuk
menjalankan rencana yang sudah di atur mereka besok di sekolah.
Esok harinya di kelas Canta dating dengan perban di tangan
kirinya dan berjalan agak aneh. Rasya terpanjat, tapi demi menjaga rahasia
rencananya Rasya mengurungkan diri untuk membantu Canta. Canta duduk dibangku
samping Rasya, Canta tampak bingung dengan perilaku sahabat-sahabatnya itu.
Canta berfikir mungkin Rasya sedang sakit gigi sehingga tak mau bicara
dengannya.
“ Kalian kenapa? Apa kalian sakit gigi?” Tanya Canta heran. Saat
istirahat di kantin.
“ Harusnya kami yang bertanya ada apa sama kamu seminggu ini?”
Tanya Rasya balik. Jihan dan Dian membenarkan.
“ Seminggu ini? Aku ‘kan nggak masuk selama seminggu, aku juga
sudah kirim surat” Jawab Canta bingung. Rasya, Jihan, dan Dian saling memandang
dengan wajah bingung.
Rasya, jihan, dan Dian meminta maaf pada Canta karena telah
berpersangka buruk pada Canta. Mereka kembali bersahabat seperti dulu. Tapi
rencana mereka mengungkap kebenaran ini tetap berlangsung.
Pulang sekolah Rasya, Jihan, dan Dian mengikuti Canta dengan
berjalan kaki. Canta mulai berjalan lurus ke utara lalu belok ke barat. Canta
memasuki sebuah perumahan. Karena jalan yang diambil Canta sangat
berkelok-kelok, Rasya, Jihan, dan Dian tersesat dan memutuskan untuk naik
taksi. Rasya menelpon mamanya dan bertanya alamat Canta. Dengan motor ojek itu
mereka berjalan duakali lebih cepat dari Canta tapi tetap saja Canta sampai
lebih dulu karena melalui jalan pintas.
Mereka berhenti di depan sebuah rumah bercat putih yang cukup
sederhana, dengan halamn depan kecil tapi tertata rapih. Mereka mendengarkan
sebuah percakapan dari balik pintu rumah itu yang sedikit terbuka, dari jendela
terlihat dua orang Canta yang hanya berbeda pakaian.
“Kamu selama ini nggak masuk sekolah dan malah masuk ke
sekolahku ‘kan?” Tanya Canta.
“ Nggak kok” Jawab seorang cewek yang miripbanget sama Canta.
“ Maksud kamu apa sih, nyamar jadi aku dan masuk ke sekolah
aku?” Tanya Canta.
“ Nggak ada apa-apa kok” Jawab cewek yang mirip Canta itu. Kami
percaya kalau ternyata Canta itu kembar.
“ Tapi kamu itu udah hampir merusak persahabatanku sama Rasya,
Jihan, dan Dian tau!?” Bentak Canta.
“ Oke-oke aku ngaku. Aku iri sama kamu yang punya teman orang
kaya dan tetep bisa sekolah di sekolah yang bagus kaya’ kamu” Jelas cewek itu.
Mendengar jawaban cewek itu kami kaget dan jatuh tersungkur masuk ke dalam
rumah Canta. Kami haya bisa tersyum dengan wajah tak bersalah dan meminta maaf.
Cantapun menjelaskan yang sebenarnya terjadi, bahwa cewek itu
adalah kembarannya yang bernama Cinta. Cinta iri pada kehidupan Canta dan
bermaksud merusaknya, karena hidup Cinta jauh lebih buruk dari Canta. Ternyata
selama ini Cinta bersekolah di sekolah yang tidak terlalu bagus dengan biaya
SPP yang murah dan teman-teman yang sering mengejeknya jika terlambat membayar
SPP. Sedangkan Canta bisa bersekolah di sekolah yang bagus dengan teman-teman yang
sayang padanya bahkan biaya SPP Canta ditanggung oleh orangtua Rasya.
“ Maafkan aku ya” Kata Cinta.
“ Baiklah, tapi kenapa kamu tidak pernah cerita pada kita kalau
kamu punya kembaran?” Tanya Jihan.
“ Soalnya Cinta itu kebalikan dari aku, jadi aku malu pada
kalian” Jawab Canta.
“ Harusnya kamu cerita saja sama kita, kita ini kan sahabat jadi
suka duka dibagi bersama” Tutur Rasya.
“ Eh, Cinta kalau kamu mau sekolah di sekolah kami kamu bilang
aja nanti soal biaya kami bisa bantu kok, ya kan Jihan?” Usul Dian. Jihan
mengangguk.
Akhirnya Cinta bersekolah di sekolah yang sama dengan Rasya,
Jihan, Dian, dan Canta. Dengan biaya yang ditanggung oleh Jihan dan Dian.Cinta
menjelaskan semuanya pada anak sekelas tentang kejadian saat itu dan dia
meminta maaf. Mereka menjadi sahabat dan bahagia bersama.
Oleh: Wahdhaniyah A.C.A
Tanggal: 23 April 2012
Oleh: Wahdhaniyah A.C.A
Tanggal: 23 April 2012
Casino Games, Bonus, and Facts - JTG Hub
BalasHapusCasino Games is a relatively new casino games supplier. Their games 김제 출장샵 are casino table games, 영천 출장마사지 table 양산 출장샵 games, video poker 강원도 출장샵 games, roulette and scratch cards. All the 광주 출장마사지